Kamis, 28 Maret 2013

Bagaimana Membenahi Hukum Ekonomi di Indonesia ( Agar Investor Asing mau Menanamkan Modalnya )


                Hukum adalah suatu sistem atau aturan yang secara resmi dianggap mengikat dan ditetapkan oleh penguasa, pemerintah, atau otoritas melalui institusi hukum. Pengertian ekonomi adalah ilmu social yang mempelajari kegiatan manusia yang berhubungan dengan konsumsi, produksi, dan distribusi pada barang maupun jasa. Sedangkan pengertian hukum ekonomi adalah system atau aturan-aturan yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi baik dalam skala nasional maupun internasional.
            Sekarang saya mau membicarakan tentang ekonomi dan hokum ekonomi di Indonesia. Bagaimana keadaan ekonomi di Indonesia saat ini? Menurut saya pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini harus mendapatkan perhatian lebih oleh masyarakat dan pemerintah. Meskipun banyak masyarakat sekarang yang memulai usaha rumahan yang mungkin cukup berpotensi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tidak dapat terhindarkan lagi bahwa angka kemiskinan juga semakin meningkat. Ini sangat mengkhawatirkan bagi pertumbuhan Indonesia. Pengangguran, tingkat kriminalitas dan sebagainya adalah akibat dari adanya kemiskinan. Bagaimana ekonomi Indonesia akan tumbuh dengan adanya masalah-masalah seperti ini?
            Untuk merubah keadaan ekonomi di Indonesia tidak semudah kita untuk membalikkan tangan. Hal ini sangat perlu usaha dan bantuan dari berbagai pihak. Yang utama untuk membenahi ini semua yaitu memperbaiki hukum ekonomi yang ada di Indonesia. Hukum yang berfungsi sebagai pengatur karena di dalam hukum terdapat aturan-aturan yang dapat mengatur sesuatu hal. Bagaimana bisa ekonomi kita teratus dan tumbuh dengan baik bila hukum di Indonesia sendiri tidak mampu mengatur para pelaku ekonomi? Negara yang menjunjung tinggi adanya hukum ekonomi, pasti pertumbuhan ekonomi Negara tersebut akan bertumbuh naik dan terkendali. Indonesia pun bisa seperti itu asalkan hukum ekonomi diatur sebaik-baiknya bagi para pelaku ekonomi.
            Perekonomian Indonesia saat ini sudah banyak menimbulkan kerugian dari berbagai aspek. Baik kerugian bagi Negara maupun bagi masyarakat. Contohnya adalah harga bawang yang baru-baru ini ramai dibicarakan karena harganya naik sangat tajam. Negara rugi karena harus mengimpor bawang lebih banyak sehingga menambah pengeluaran Negara. Begitu juga masyarakat pun merasakan kerugian yang cukup banyak. Masyarakat harus mengeluarkan dana lebih untuk belanja bawang. Apalagi yang memiliki usaha ruma makan. Mereka akan sangat merasakan dampak yang terjadi karena adanya kenaikan harga bawang ini.
            Sebenarnya Indonesia memiliki potensi yang sangat-sangat besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di negeri ini. Dari sektor sumber daya alam, pariwisata, kuliner dan lain-lain dapat menjadi daya tarik Indonesia untuk mendapatkan investor-investor asing. Di sinilah investor asing mempunyai peran penting untuk ikut membantu kelancaran pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Investor asing sangat membantu Indonesia untuk ikut serta dalam proses bisnis internasional. Semakin banyak investor asing yang masuk Indonesia, semakin terlihat juga Indonesia di mata dunia.
            Tentu apapun yang masuk dari luar pasti memiliki dampak positif dan dampak negative. Disini lah kita harus benar-benar mencermatinya jangan sampai kita salah mengambil langkah. Tetap kita lah yang harus memimpin ekonomi di negeri sendiri. Jangan sampai orang asing yang memimpin masyarakat Indonesia. Berikut lah dampak-dampak yang terjadi bila investor asing masuk ke Indonesia.

Dampak Positif
Investor asing harus diberikan perhatian oleh pemerintah Indonesia karena dengan adanya mereka itu dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih baik dengan signifikan. Investasi asing mendorong pertumbuhan ekonomi karena selain di bidang dana, investasi asing juga akan mendorong tumbuhnya teknologi, pola pikir dalam melakukan kegiatan ekonomi, kemampuan berorganisasi, kemampuan manajemen dan lain-lain. Ini yang harus kita pelajari dari para investor asing. Kemampuan mereka bekerja sama, melakukan kegiatan manajer, semua harus kita ambil positifnya. Tentunya kita tetap harus memilih apa yang harus kita ambil agar sesuai dengan tradisi di Indonesia. Bila kita sudah dapat bekerja sama, maka tidaklah mustahil bila Indonesia akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik dan akan di lihat oleh Negara lain.

Dampak Negatif
Di samping banyaknya dampak positif yang bisa kita ambil dari para investor asing, ada juga dampak negatif yang dibawa oleh investor asing. Terlalu bebasnya mereka masuk ke wilayah Indonesia, itu dapat menimbulkan sifat berkuasa yang ada dalam diri investor asing. Dengan sifat seperti ini tidak dapat disanggah mereka akan berusaha mengambil sumber daya yang ada di Indonesia untuk dipakai untuk keperluan pribadi mereka. Sehingga malah Indonesia lah yang kekurangan sumber daya dan harus mengimpor dari luar. Ini sangat tidak boleh terjadi karena sangat merugikan Indonesia. Untuk mengatasi ini peran investor lokal, sumber daya lokal, dan hukum ekonomi Indonesia sangat dibutuhkan. Bila semua ini berjalan dengan baik, maka investor lokal akan tetap menguasai ekonomi di Indonesia.

            Untuk menarik para investor asing ke Indonesia kita harus memikirkan cara terbaik agar Indonesia tidak hanya dipandang sebelah mata. Menurut saya yang harus pertama kali dilakukan adalah membenahi hukum ekonomi di Indonesia. Karena tanpa hukum yang baik, investor asing dapat masuk dengan bebas dan mengendalikan ekonomi Indonesia. Keamanan dan kenyamanan di Indonesia juga harus diperbaiki agar para investor asing merasa aman dan nyaman untuk melakukan transaksi di Indonesia. Dan terakhir pemerintah juga harus memperkenalkan apa yang dimiliki Indonesia. Seperti dari sektor wisata yang begitu banyak di Indonesia, dan juga sumber daya alam dan manusia yang melimpah di Indonesia. Pemerintah harus bisa mengembangkan semua sektor agar menjadi daya tarik yang kuat untuk para investor asing yang ingin masuk ke Indonesia. Sumber daya lokal harus kuat dan lebih unggul agar tidak terjadi penindasan oleh para investor asing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar